You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Simulasi gempa jaktim nurito
photo Nurito - Beritajakarta.id

300 Pegawai Ikuti Simulasi Gempa di Kantor Wali Kota Jaktim

Sebanyak 300 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) mengikuti simulasi tanggap bencana gempa bumi di Kantor Wali Kota Jakarta Timur. 

"Keselamatan itu sangat penting"

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Ali Mansyur Siregar mengatakan, simulasi tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) Nomor 44 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Simulasi Gempa Bumi Secara Serentak di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

150 Personel Gabungan Ikuti Simulasi Kesiapsiagaan Bencana di Rawajati

Menurutnya, kegiatan ini penting untuk memastikan seluruh pegawai memahami prosedur penyelamatan diri dan mampu bertindak cepat ketika terjadi bencana.

"Keselamatan itu sangat penting bagi kita semua. Kita tidak mengharapkan bencana, namun jika hal itu terjadi kita harus sudah siap," ujarnya, Rabu (21/10).

Ali menjelaskan, kesiapsiagaan juga harus dimiliki petugas yang bertugas memberikan informasi kepada masyarakat. Terlebih, di era digital, media sosial menjadi salah satu sarana penting untuk menyampaikan informasi kebencanaan secara cepat.

"Keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama," terangnya.

Setelah simulasi berlangsung, lanjut Ali, BPBD Provinsi DKI Jakarta melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan berikutnya. 

"Evaluasi mencakup kesiapan sirene, ketepatan waktu penyampaian informasi kepada pegawai, serta peningkatan kesiapsiagaan petugas BPBD dalam menghadapi situasi gempa bumi," ungkapnya.

Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kota Jakarta Timur, Rangga Bima Setiawan menuturkan, pihaknya mengerahkan 10 personel Satgas BPBD untuk mendukung pelaksanaan simulasi tersebut.

"Kegiatan simulasi ini serentak di Jakarta. Bukan hanya di kantor wali kota, namun juga di kelurahan, sekolah dan kecamatan. Sebagai pilot project, memang bangunan pemerintahan itu diprioritaskan untuk tempat simulasi," bebernya.

Rangga menambahkan, berdasarkan Instruksi Sekda Nomor 44 Tahun 2026, simulasi serupa juga dilaksanakan di 34 kantor kelurahan, satu perusahaan badan usaha milik daerah (BUMD), yakni PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), serta sekitar 60 sekolah jenjang SD hingga SMA di Jakarta Timur.

Sementara itu salah seorang pegawai di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jarden mengapresiasi pelaksanaan simulasi tersebut karena menambah wawasan dan memberikan pemahaman praktis mengenai cara menyelamatkan diri ketika gempa bumi terjadi, terutama saat sedang beraktivitas di dalam gedung bertingkat.

"Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi adanya sosialisasi dan simulasi penanggulangan gempa bumi. Hal seperti ini memang sangat diperlukan bagi pegawai yang bekerja di perkantoran," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14600 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3678 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye2022 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

    access_time19-10-2026 remove_red_eye1440 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pembangunan SPBU di Tiga Pulau Ditarget Segera Terealisasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1247 personAnita Karyati